News

Senin, 30 Desember 2024 17:22 WIB

Ngeri! 3 Tragedi Kecelakaan Pesawat dalam 24 Jam di 3 Negara Berbeda

IN Today Media

Kecelakaan Pesawat (Foto: Istimewa).


Pada 29 Desember lalu, hanya dalam kurun waktu 24 jam telah terjadi tiga kecelakaan pesawat terbang di berbagai belahan dunia. Berita ini cukup menggemparkan jagat maya, karena jumlah korban yang tidak sedikit. Bahkan ada yang sampai menewaskan ratusan penumpangnya.


KLM Royal Dutch Airlines di Norwegia

Sebuah pesawat Royal Dutch Airlines yang terbang dari Norwegia menuju Belanda keluar dari landasan pacu saat melakukan pendaratan darurat pada hari Minggu. Insiden ini terjadi hanya sehari setelah kecelakaan tragis di Korea Selatan yang "diduga" menewaskan 179 orang.


"Penerbangan #KL1204, Boeing 737-800, keluar dari sisi kanan landasan pacu 18 saat mendarat di Bandara Oslo Torp Sandefjord," demikian pernyataan Royal Dutch Airlines yang diunggah di X.


Baca juga: JS Luwansa Hotel and Convention Center Hadirkan Ramadhan Treasure: Sajian Berlimpah dan Promo Spesial Selama Bulan Suci

Pilot memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Bandara Sandefjord Torp, karena sistem hidrolik rusak. Meskipun pesawat berhasil mendarat, ia tergelincir ke area berumput di samping landasan pacu dengan 176 penumpang dan enam kru dinyatakan selamat tanpa cedera.


Air Canada di Kanada

Pesawat Air Canada melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Halifax Stanfield pada Sabtu malam akibat kerusakan pada roda pendaratannya. Insiden ini melibatkan penerbangan Air Canada 2259 yang berangkat dari Bandara Internasional St. John.


Masalah pendaratan tersebut terjadi sekitar pukul 9:30 AST (0130GMT Minggu) dan menyebabkan pesawat tergelincir serta memicu kebakaran mesin. Kru darurat dengan cepat menangani situasi untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak.


Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebagai tindakan pencegahan, penerbangan di bandara Halifax sempat ditunda sementara, dan satu landasan pacu kembali dibuka pada Minggu dini hari.


Jeju Air di Korea Selatan

Otoritas Korea Selatan mengonfirmasi 167 korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan. Pesawat Boeing 737-800 yang membawa 181 orang, termasuk enam kru, terbakar saat mendarat darurat setelah diduga mengalami masalah roda pendaratan.


Dua penumpang selamat ditemukan di bagian ekor dan dibawa ke rumah sakit. Sebelumnya, saksi melihat percikan api di mesin pesawat dan mendengar ledakan. Boeing dan CEO Jeju Air menyatakan belasungkawa dan menyebut penyebab kecelakaan masih diselidiki.


Mayoritas penumpang adalah warga Korea, dengan dua warga Thailand. Pihak berwenang terus mencari korban di reruntuhan. Kecelakaan ini menjadi salah satu tragedi penerbangan paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir. (Istimewa/FIN)

Simak Video 'Diorama ArtBeruang : Gambaran Kehidupan Lampau Hingga Masa Depan #POV':

Komentar

...
Lifestyle
JS Luwansa Hotel and Convention Center Hadirkan Ramadhan Treasure: Sajian Berlimpah dan Promo Spesial Selama Bulan Suci
Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, JS Luwansa Hotel and Convention Center menghadirkan promo istimewa bertajuk Ramadhan Treasure. Menawarkan pengalaman berbuka pu...

03/03/2025, 10:23 WIB

...
News
Catat! Ini Rekayasa Lalin dan Kantong Parkir Tahun Baruan di Jakarta
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat untuk memastikan kelancaran perayaan mal...

31/12/2024, 15:54 WIB

...
News
Wamenag Sebut Ada Wacana Sekolah Diliburkan Selama Bulan Ramadan
Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, mengungkapkan adanya wacana untuk menerapkan kebijakan libur sekolah selama satu bulan penuh selama Ramadan....

31/12/2024, 15:52 WIB

...
News
Malaysia Jadi Negara Pertama yang Terima Bayar Zakat dengan Kripto
Malaysia resmi menjadikan kripto sebagai metode pembayaran zakat. Inisiatif ini bertujuan untuk mengingatkan kewajiban zakat di era teknologi blockchain dan mata uan...

30/12/2024, 17:37 WIB

...
News
ACE Hardware Pamit Usai 29 Tahun Beroperasi
PT Aspirasi Hidup Indonesia, Tbk (AHI) resmi menghentikan kerja sama dengan ACE Hardware International Holdings, Ltd. setelah 29 tahun beroperasi di Indonesia. Penur...

30/12/2024, 17:35 WIB